Showing posts with label Ujian Nasional. Show all posts
Showing posts with label Ujian Nasional. Show all posts

Friday, 3 April 2015

Calon Peserta Ujian Nasional 2014-2015 Dihantui Ulah Para Hacker

Peserta Ujian Nasional Dihantui Ulah Hacker
Calon Peserta Ujian Nasional 2014-2015 Dihantui Ulah Para Hacker. Para siswa peserta ujian nasional dengan sistem Computer Based Testing kini dibikin cemas dengan munculnya hacker. Pasalnya, aksi hacker bisa mengubah nilai mereka.

Karena itu, mereka meminta jaminan pada penyelenggara unas agar nilai dan jawaban tak dicurangi atau dikacaukan ulah hacker. ”Ya jelas khawatir, bisa saja jawaban sudah benar malah diubah dan berpengaruh terhadap nilai,” ungkap Desi Meliana, siswi SMK Negeri 2 Sampit pada Radar Sampit Kamis (2/4).

Sementara itu, Brawijaya, petugas teknisi di sekolah tersebut yakin, sistem unas CBT aman dan minim kemungkinan terjadinya kecurangan. Dia menjelaskan, setiap peserta hanya dapat satu kali masuk ke dalam program.

Sebelum memasuki program, peserta harus mengetahui token yang digunakan untuk masuk ke dalam program. “Token ini setiap 15 menit akan berganti. Jadi, jika ada peserta yang keluar harus tahu token yang baru,” ungkap Brawijaya.

Brawijaya menambahkan, setiap soal yang dijawab peserta dipastikan aman jika terjadi kendala seperti pemadaman listrik. Peserta pun dapat lanjut mengerjakan soal tanpa harus takut jawaban sebelumnya hilang.

Referensi: jpnn.com

Free Download Kisi-Kisi Lengkap UN 2014-2015 SMP/Mts dan SMA/SMK

http://radiopopsmpn1ngajum.blogspot.com/2015/04/free-download-kisi-kisi-lengkap-un-2014.html
Free Download Kisi-Kisi Lengkap UN 2014-2015 SMP/Mts dan SMA/SMK. Berhubung dengan semakin dekatnya Ujian Nasional (UN) TP. 2014-2015. Kali ini kami akan share link download "kisi-kisi UN 2014-2015 untuk jenjang SMP/MTS/SMPLB, SMA/SMK dan Program Paket.

Kisi-kisi ini kami ambil dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang memang berwenang menyelenggarakan Ujian Nasional sehingga anda tidak perlu khawatir akan keautentikannya. Bahkan nanti kisi-kisi ini akan dimuat ulang dalam POS UN 2014-2015.

Tabel diskripsi yang memuat rincian kompetensi dan materi yang akan diujikan atau biasa kita sebut kisi-kisi (table of specification) merupakan hal sangat penting karena kita bisa memprediksi soal-soal yang akan keluar ketika tes atau ujian. Nah walapun Ujian Nasional (UN) baik SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK masih cukup lama, namun BNSP telah menerbitkan SK tentang Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014-2015. Dan bagi bapak/ibu guru yang ingin mendownloadnya agar bisa mempersipakan para siswanya untuk menghadapi UN.

Bagi anda para guru atau siswa yang berminat untuk mendownload kisi-kisi lengkap UN 2014-2015 SMP dan SMA silahkan download klik link dibawah ini:

Sekian artikel Free Download Kisi-Kisi Lengkap UN 2014-2015 SMP/Mts dan SMA/SMK. Semoga bermanfaat dan jangan lupa berbagilah info yang bermanfaat kepada teman dan orang disekitar anda. Semoga apa yang saya bagikan buat bapak/ibu guru ini dapat bermanfaat, dan semoga semua siswa-siswinya diberi kemudahan dan mendapat nilai-nilai yang bagik, Amin. Terima kasih sudah mampir di blog saya

Saturday, 21 March 2015

INFOGRAFIS UJIAN NASIONAL 2015


1. Tidak menentukan kelulusan
2. Dapat ditempuh beberapa kali
3. Wajib diambil minimal satu kali

Mulai tahun 2016. Kelulusan ditentukan sepenuhnya oleh sekolah dengan mempertimbangkan capaian seluruh mata pelajaran, keterampilan, maupun sikap dan perilaku siswa selama duduk di bangku sekolah. Bagi siswa yang nilai UN belum mencapai standar nilai kompetensi (55 atau kurang), dapat memperbaiki nilainya untuk mata pelajaran tersebut dalam ujian perbaikan.

  • Mendorong siswa suka belajar
  • Mendorong penguasaan kompetensi
  • Memberi informasi detil dan menyeluruh capaian kompetensi
  • Dapat dipakai sebagai acuan antar propinsi
  • Dapat digunakan sebagai pertimbangan seleksi masuk jenjang lebih tinggi
Namun kenyataannya ?
  • Siswa mementingkan nilai
  • Guru & sekolah fokus pada nilai, bukan kompetensi
  • Informasi capaian kurang lengkap 
  • Perbandingan menjadi kurang bermakna ketika kecurangan terjadi
  • Hasil UN belum dapat maksimal dimanfaatkan sebagai alat seleksi
Referensi: padamu.siap.web.id





Sunday, 8 March 2015

Free Kisi-Kisi Soal UN SMP, MTs, SMA, SMK, MA Tahun Pelajaran 2014-2015

Free Kisi-Kisi Soal UN SMP, MTs, SMA, SMK, MA Tahun Pelajaran 2014-2015. Adakah Bocoran Ujian Nasional Tahun 2015 ? Untuk meraih cita-cita yang tinggi tentu harus diawali dengan Semangat yang tinggi. Anda Sudah Pasti akan masuk ke Dunia Kerja ( Masyarakat ), untuk itu sejak di bangku Sekolah Sekarang ini Anda harus bersungguh - sungguh dalam menuntut Ilmu. Baik SMP/MTs maupun SMA/MA/SMK Sederajat, merupakan gudang untuk menimba ilmu sebanyak - banyaknya. 
http://radiopopsmpn1ngajum.blogspot.com/2015/03/free-kisi-kisi-soal-un-smp-mts-sma-smk.html

Sebelum jauh terjun ke dunia kerja, Setiap tahun pemerintah pasti akan melaksanakan Ujian Nasional, sebagai tahapan terakhir untuk menguji apa yang sudah Ana dapatkan selama berada di bangku kuliah. Ujian Nasional ini memang masih menjadi Momok yang ditakuti oleh sebagian orang. Selain faktor Kepandaian - Kecerdasan, MENTAL pun menjadi faktor penting dalam menghadapi Ujian Nasional 2015. Anda masih mempunyai banyak waktu untuk belajar, sebelum benar - benar mengikuti Ujian Nasional untuk tingkat SMP/MTs, SMA/MA/SMK sederajat pada tahun 2015. 

Kisi-kisi soal ujian nasional tahun 2014/2015 ini digunakan sebagai acuan dalam penyusunan soal UN jenjang Dikdas dan Dikmen untuk kemudian diujikan bagi peserta didik kelas 9 SMP (sederajat) dan kelas 12 SMA (sederajat) di tahun 2015 nantinya. Jadi Anda tidak perlu takut gagal dalam menghadapi UJIAN NASIONAL, sepanjang anda belajar mengikuti Ajuan dan Kisi - Kisi yang dibuat oleh pemerintah. Tentu anda juga harus sering berkonsultasi terhadap guru jika ada materi yang menurut anda belum dipahami.

SK ini Sesuai dengan Peraturan BSNP No. 0027/P/BSNP/IX/2014 tentang Kisi-kisi Ujian Nasional Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2014/2015. Adapunn Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014-2015 yaitu untuk sekolah tingkat SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMK/SMALB dan Paket A, Paket B, Paket C dan Paket C Kejuruan.

Untuk jenjang SD/MI dan sederajat tidak lagi melaksanakan UN akan tetapi tetap melaksanakan US/M (Ujian Sekolah / Madrasah) seperti halnya pada tahun pelajaran 2013/2014 yang lalu.

Kisi-kisi soal UN tahun pelajaran 2014/2015 disusun berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK-KD) pada Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Untuk download lengkap : Prediksi Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015 beserta Surat Keputusan Kisi - Kisi ini secara lengkap anda bisa download di bawah ini:

Semoga Artikel Berjudul Free Kisi-Kisi Soal UN SMP, MTs, SMA, SMK, MA Tahun Pelajaran 2014-2015 ini bermanfaat bagi generasi muda Indonesia.

Referensi: teskerja.com

Thursday, 1 May 2014

Tips Menghadapi Ujian Nasional (UN) SMP/MTs 2014

Ujian Nasional
Ujian Nasional 2014 akan dilaksanakan pada Senin (5/52014). Tentunya banyak siswa yang merasa was-was dan takut menghadapi Ujian Nasional. Bukan hanya para siswa, Sepertinya UN juga turut menjadi momok menakutkan bagi pemerintah , guru dan para orang tua siswa.

Sebelum mengikuti UN pastinya para siswa memerlukan beberapa persiapan. Seperti persiapan mental, kesehatan dan kemampuan otak agar dalam pelaksanaan Ujian Nasional nanti bisa berhasil secara maksimal sesuai dengan diharapkan.

Persiapan Awal yang Matang. Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.

Tetap Tenang dan percaya diri. Yakinkan pada diri kamu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik. Karena percaya diri merupakan poin penting dari salah satu kesiapan dalam ujian nasional. Tanpa adanya kepercayaan diri terkadang otak kita bisa blank hilang konsentrasi. Caranya bisa dengan duduk yang tenang, santai, rileks.

Baca, Cermati lalu Pahami baru mengerjakan soal. Tips Menghadapi Ujian Nasional yang ini sangat penting, Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.

Hati-hari dalam mengisi Lembar Jawaban Komputer (LJK). Dalam mengisi Lembar Jawab Komputer (LJK) sebaiknya hati-hati, jangan sampai basah, terlipat dan selalu menjaga LJK dari minyak, jika hal ini terjadi yang ditakutkan adalah tidak mesin scanner tidak dapat mendeteksi jawaban anda. Tentunya hal ini sangat fatal.

Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu. Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.

Awali dan Akhiri dengan berdoa. Sebelum kita mulai mengerjakan dan sesudah mengerjakan jangan lupa berdoa kepada Tuhan agar diberikan hasil yang baik. Kita hanya bisa berusaha, Tuhan yang menentukan. Tuhan senantiasa akan melihat kesungguhan usaha kita. Tuhan pun akan melihat kesungguhan hambaNya untuk melakukan suatu usaha jika hambaNya mengiringi usahanya tersebut dengan berdoa.

Saturday, 19 April 2014

Latihan Soal UN Online 2014

Sunday, 13 April 2014

Kekurangan Soal UN Teratasi, Kaltara Siap Gelar UN


JAKARTA - Kekurangan soal Ujian Nasional (UN) di Sebatik dan Malinau, akhirnya teratasi Minggu siang (13/4). Dengan demikian, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kaltara, Muhammad Yunus Abbas memastikan, provinsi termuda di Indonesia itu siap melaksanakan UN SMA/MA/SMK pada Senin (14/4) besok.

"Pagi tadi, jam 08.30 sudah dikirim via kantor pos dengan speedboat dengan pengawalan polisi," kata Kepala Disbudpora Kaltara, Muhammad Yunus Abbas kepada JPNN, Minggu (13/4).

Disampaikan, kekurangan soal UN yang terjadi Kabupaten Malinau, tepatnya di SMA Negeri 1. Soal UN untuk sMAN 1 Malinau kelebihan 9 amplop untuk bidang studi Sosiologi, tapi kekurangan dua amplop soal UN Geografi.

"Kalau di Sebatik, di SMKN kekurangan soal bahasa Indonesia satu amplop," sebutnya.

Dia menyampaikan, di Provinsi Kaltara terdapat 60 sekolah SMA/MA yang melaksanakan UN dengan jumlah peserta 4.540, SMK 22 sekolah dengan jumlah peserta 2.256. "Untuk Paket, ada 38 penyelenggara UN dengan jumlah peserta 1.867," sebutnya.

Mantan kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan itu juga menyampaikan, Pemprov Kaltara akan menurunkan tim pemantau ke ibukota kabupaten/kota serta 7 kecamatan yang masuk kategori daerah remote area, Senin (14/4).

"Gubernur Kaltara (Irianto Lambrie) didampingi Kepala Disbudpora akan memantau UN di Kota Tarakan," ujar Yunus Abbas.
sumber :jpnn.com

Madiun Naskah UN SMA/SMK Masih Kurang

Dokumen Negara
MADIUN - Ujian Nasional (UN) SMA dan SMK di Kabupaten Madiun yang akan dilaksanakan Senin (14/4) terganjal kekurangan naskah soal. Kekurangan tersebut diketahui saat dinas pendidikan (dispendik), kemenag, Unmer Madiun, kepolisian, dan kepala sekolah melakukan pengecekan.

Ada kekurangan lima amplop besar dan dua amplop kecil naskah tiga mata pelajaran di tiga sekolah. Perinciannya, SMKN 2 Jiwan kekurangan empat amplop besar dan kecil naskah soal mata pelajaran matematika teknologi. SMAN 1 Mejayan kekurangan satu amplop besar mata pelajaran sosiologi.

Satu sekolah lain, yakni SMAN 1 Dagangan, kekurangan satu amplop kecil soal bahasa Inggris. "Kekurangan itu berdasar dari pengecekan naskah soal dengan jumlah murid," ujar salah seorang polisi kemarin (11/4).

Namun, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun Suhardi menyatakan, SMKN 2 Jiwan hanya kekurangan dua amplop besar naskah soal mata pelajaran matematika teknologi. Kekurangan yang lain sama dengan yang dilaporkan. Dia menuturkan, kondisi tersebut tidak akan mengganggu jalannya UN. "Semua sudah teratasi. Kami sudah melapor ke provinsi," terangnya.

Suhardi tidak mengetahui kekurangan naskah soal unas itu. Dia mengungkapkan bahwa kewenangan logistik merupakan tanggung jawab tim dari provinsi. Dispendik, lanjut dia, sebatas melapor bila terdapat masalah, khususnya terkait dengan kekurangan naskah soal. "Semua itu provinsi yang bertanggung jawab," tegasnya.

Setiap amplop besar berisi 15 naskah soal, sedangkan amplop kecil masing-masing berisi 10 naskah soal. Peserta unas tingkat sekolah menengah mencapai 6.892 orang. Perinciannya, 2.982 siswa SMA, 3.439 siswa SMK, serta 471 peserta paket B dan C. "Naskah soal sudah siap didistribusikan besok (hari ini, Red)," jelasnya.

Suhardi menjamin unas pada Senin (14/4) berjalan lancar. Dia mengklaim bahwa semua tempat ujian hingga pengawas independen dari universitas sudah siap. Pihaknya juga telah menyiapkan reward bagi murid yang memperoleh nilai tertinggi di tingkat provinsi, yakni satu laptop. "Hadiah itu agar memotivasi para murid untuk mengikuti unas," tuturnya. (tyo/isd/mas)
sumber : jpnn.com

Saturday, 5 April 2014

Tryout Kejujuran Tahap Pertama Sudah Tuntas

try out kejujuran
KABUPATEN- Tuntas sudah pelaksanaan program Tryout Kejujuran tahap pertama yang diinisiasi Jawa Pos Radar Malang kemarin. Total sudah ada 40.758 siswa dari tingkat SMA (10.656 siswa), SMK (15.096 siswa), dan SMP (15.097 siswa) yang sudah mengikuti event hasil kerja sama Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Dinas Pendidikan Kota Malang, dan di-support Primagama tersebut.

Pada tryout tingkat SMP kemarin, 15.097 siswa tersebar di Kabupaten dan Kota Malang melaksanakan dengan suasana lebih rileks. Di SMPN 1 Dampit misalnya, pihak sekolah memberikan kebebasan pada 266 siswa mengerjakan soal tryout tanpa pengawasan. Formasi tempat duduk juga tetap sama dengan kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

Sekolah tersebut memang sengaja membebaskan siswa-siswinya dalam mengerjakan soal tryout. Karena sebelumnya sekolah sudah beberapa kali menyelenggarakan tryout. ”Sebelumnya, kami sudah melakukan tryout sebanyak 4 kali. Di tryout sebelumnya, tempat duduk kami setting layaknya ujian nasional. Karena ini konsepnya merupakan Tryout Kejujuran, jadi kami sedikit membebaskan anak-anak,” terang Drs H.M Ali Arifin MSi, Kepala SMP Negeri 1 Dampit kemarin.

try out kejujuranMelalui agenda-agenda tryout yang diselenggarakan itu, Ali berharap, sekolahnya dapat mengulang prestasi di tahun-tahun sebelumnya. Di 5 tahun terakhir, SMP Negeri 1 Dampit berhasil lulus 100 persen terus. Tak hanya itu, di tahun 2013, sekolah tersebut juga mendapat predikat 5 besar nilai terbaik di tingkat provinsi. ”Target kita tak hanya meluluskan 100 persen saja, melainkan juga meningkatkan kualitas nilai dari para lulusan,” imbuh Ali.

Ketika ditanya tentang kualitas soal tryout Jawa Pos Radar Malang, Ali yang juga merupakan ketua MKKS SMP Kabupaten Malang itu mengakui bahwa soal-soalnya cukup berkualitas. Atau secara garis besar, meurutnya sudah mewakili bobot soal-soal ujian nasonal nantinya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu siswi SMP Negeri 1 Dampit. ”Ya beberapa ada yang mudah, beberapa ada yang sulit juga,” terang Natalia Eka Jayanti, salah satu siswi di sekolah tersebut.

Sementara di SMPN 8 Malang mempunyai cara jitu untuk me-refreshotak peserta Tryout Kejujuran agar tidak gampang stres. Saat mengerjakan naskah soal tryout, siswa-siswi diperkenankan berpindah ruangan.

Dari hasil pantauan Jawa Pos Radar Malang di lokasi, sebanyak 313 siswa SMPN 8 mengerjakan naskah soalTryout Kejujuran dengan santai. Siswa mengerjakan naskah soal sejak pukul 07.00 hingga pukul 10.00. Setelah mengerjakan soal sekitar 1 jam 30 menit, siswa beramai-ramai pindah ruangan.

”Mereka moving class. Kegiatan belajar mengajar keseharian juga ada moving class,” ujar Wakasek Kurikulum SMPN 8 Anang B. Wibisono sambil menemani wartawan koran ini memantau pelaksanaan Tryout Kejujuran, Rabu (2/4) kemarin.

Lantaran menguji kejujuran siswa, lanjut Anang, pihaknya tidak mengawasi secara ketat. Bahkan, penempatan siswa tidak ada bedanya dengan proses belajar mengajar kesehariannya. ”Satu ruangan ada 32 siswa,” tambah Anang.

Salah satu peserta tryout, Annisa Sabila mengatakan, dia mengerjakan soaltryout dengan santai. Apalagi, soal yang dijawab bukan tryout pertama kali. ”Mengerjakan soalnya ya santai saja Mas. Saya sudah tiga kali mengikutitryout,” kata siswi yang mengaku suka berbahasa Inggris itu.

Peserta lainnya, Akmal Haidar juga mengerjakan naskah soal Tryout Kejujuran dengan santai. Selain tidak menentukan kelulusan kelas, dia ingin mengetahui kemampuannya mengerjakan soal, sehingga tidak dipusingkan dengan kecepatan mengerjakan soal. ”Yang penting jujur,” kata dia.

Suasana serupa juga terlihat di SMPN 3. Sebanyak 294 siswa mengerjakan naskah soal Tryout Kejujuran dengan santai. Bahkan, sesekali mereka sempat bercanda dengan temannya yang duduk di bangku sebelahnya. ”Soal yang paling sulit ya matematika,” kata Naufal Athalah, salah satu peserta Tryout Kejujuran.

Kasek SMPN 3 Malang Burhanudin mengatakan, pihaknya sengaja memberi kelonggaran pada siswanya saat mengerjakan naskah soal Tryout Kejujuran. Dia yakin keikutsertaan siswa dalam Tryout Kejujuran menambah keyakinannya menjalani ujian nasional (UN). ”Melalui uji coba ini, anak-anak bisa mengetahui kemampuannya,” kata dia.

Berbeda dengan di sekolah lain, di SMPN 25 Kota Malang tidak semua siswa ikut program ini. Wakil Kepala SMPN 25 Kota Malang Rosna Ernawati menyebutkan, di sekolahnya terdapat 106 siswa kelas IX. Namun, hanya 30 siswa yang mengikuti ajang itu. Sebanyak 30 siswa itu berasal dari siswa yang dianggap kemampuannya rendah, sedang, dan tinggi. ”Nah, dari acak 30 siswa itu kami bisa mengetahui tingkat kesiapan anak-anak menghadapi UN. Sengaja kami acak karena kebutuhan kami memang untuk pemetaan itu,” ucap Rosna ditemui di sekolah di kawasan perumahan Vila Bukit Tidar itu.

Rosna mengatakan, untuk 30 siswa itu dalam pelaksanaan Tryout Kejujuran masih diawasi oleh dua orang guru. ”Kalau ditinggal, khawatir contek-contekan. Kemampaun sesungguhnya anak-anak jadi tidak valid dong,” tandas perempuan berjilbab itu.

Sementara Kasek SMPN Tumpang Abdul Razak sengaja mengikutkan 267 siswanya di tryout ini agar mereka tidak grogi saat UN mendatang. ”Dengan mengerjakan Tryout Kejujuran, siswa jangan sampai ada yang grogi. Agar terbiasa dengan mengerjakan soal-soal untuk menghadapi ujian nasional,” kata Abdul Razak, Kepala SMP 1 Tumpang.

Friday, 4 April 2014

Materi Pengayaan UN SMP B. Indonesia 2014

BHS. Ind
Materi Pengayaan UN SMP B. Indonesia 2014. Pusat Ujian Nasional 2014: Ujian Nasional 2014 akan dilakasanakan dalam bulan april ini. Persiapan UN yang baik tentu akan memberikan hasil UN yang optimal. Materi pengayaan UN untuk SMP atau MTs mata pelajaran B. Indonesia telah dirangkum dalam ebook berikut ini. Silahkan didownload dan semoga memberikan manfaat.

Unduh Disini 

atau















Thursday, 27 March 2014

Ada Perubahan Pengawasan UN 2014

UN 2014
Pengawasan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini sedikit mengalami perubahan. Jika 2013 lalu, pengawasan UN dilakukan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), maka tahun pengawasannya dibagi antara jenjang SMA dan SMP.

“Untuk UN SMA, pengawasannya diserahkan ke perguruan tinggi. Sementara UN SMP, pengawasanya dilakukan oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP),” kata Anggota BSNP, Prof Zaki Baridwan pada Sosialisasi Kebijakan UN 2014 di Aula T Amir Hamzah Kantor Disdiksu, kemarin.

Sosialisasi dibuka Sekretaris Disdiksu Drs Henri Siregar MPd mewakili Kadisdiksu juga dihadiri AKBP Y Nasution dan Kompol Rangkuti mewakili Kapoldasu, Kabid Dikmenti August Sinaga S.STP, MAP, Kabid Dikdas Dra Erni Mulatsih MPd, para kepala seksi di lingkungan Disdiksu dan para Kadisdik Kabupaten/Kota se Sumut.

Dia mengatakan, perubahan pengawasan adalah salah satu dari 10 perbedaan kebijakan pelaksanaan UN 2013 dengan UN 214. Dalam acara sosialisasi pelaksanaan UN 2014 itu, sejumlah peserta sempat mempertanyakan pengawasan UN untuk SMA yang sepenuhnya diserahkan kepada perguruan tinggi, mekanisme pendisribusian naskah soal UN ke ruang, pengawasan naskah soal yang dilakukan pihak kepolisian ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan sebagainya.

Zaki Baridwan menjelaskan, untuk perguruan tinggi sudah tiga tahun terlibat sebagai pelaksana atau pembuat soal UN dan pengawas UN. Namun tahun ini kalangan perguruan tinggi dipercaya sebagai pengawas UN.

Pertimbangannya, karena hasil UN untuk tahun ini memang menjadi bahan pertimbangan masuk PTN lewat SNMPTN. ‘’Perubahan juga terjadi pada SD yang kini tidak ada UN dan diganti US (ujian sekolah) oleh pemerintah daerah,’’ katanya.

Sebagian dari 10 perbedaan serta tiga persamaan untuk UN 2013 dengan UN 2014 antara lain nilai sekolah terdiri dari 70 persen nilai rapor dan 30 persen nilai ujian sekolah. Sebelumnya, 40 persen nilai rapor dan 60 persen nilai ujian sekolah.

Selain itu, LPMP yang sebelumnya tidak terlibat tapi sekarang menjadi pengawas UN untuk SMP. Pelaksanaan UN juga akan berlangsung selama tiga hari. Pada 2013, pelaksanaan UN berlangsung empat hari.
sumber:beritasore.com

Pelaksanaan UN SMP 5-8 Mei 2014 dan SMA 14-16 April 2014

Lulus
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kemdikbud, Ainun Na'im, mengungkapkan, Ujian Nasional untuk tingkat SMP dan SMA sederajat tetap diselenggarakan. UN tahun 2014 untuk SMA/MA/SMK sederajat, termasuk Paket C dan Paket C Kejuruan, dilaksanakan 14-16 April 2014. Sementara itu, UN susulan SMA/SMK sederajat pada 22, 23, dan 24 April 2014.

Adapun ujian nasional untuk SMP/MTs/sederajat termasuk SMPLN/Paket B/Usto (sekolah tingkat SMP nonformal di Kemenag) akan diselenggarakan pada 5-8 Mei 2014. Sementara itu, UN susulan bagi SMP sederajat akan diselenggarakan pada 12, 13, 14, dan 16 Mei 2014. "Nilai kelulusannya tetap minimal 5,5," kata Ainun Na'im.

Ahli evaluasi pendidikan Elin Driana mengatakan, ujian nasional untuk semua jenjang pendidikan idealnya dihapus. Kalaupun sekarang masih diselenggarakan ujian nasional untuk SMP dan SMA sederajat, mestinya komposisi kelulusan berdasarkan rapor lebih besar daripada nilai UN. Saat ini untuk kelulusan siswa, komposisi nilai rapor 40 persen, sedangkan ujian nasional 60 persen.

"Sebab, nilai rapor lebih menggambarkan kondisi murid yang sesungguhnya. Guru juga lebih mengetahui kondisi dan kemampuan siswa sehari-hari,"

Untuk lebih jelasnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M.Nuh mengatakan pihaknya telah menetapkan pelaksanaan UN seminggu setelah pemilu 9 April 2014.

"Pemilu dan hari besar menentukan kapan pelaksanaan UN. Pemilu 9 April, UN satu minggu setelah itu," kata M.Nuh dalam rapat dengan Komisi X di Gedung DPR, Senin (17/12/2013).

Diketahui pelaksanaan UN jenjang SMA akan digelar mulai 14-16 April 2014. Waktu ujian susulan dijadwalkan pada 22-24 April 2014.

Sementara di jenjang SMP, UN dimulai pada 5-8 Mei 2014. Waktu ujian susulan disediakan pada 12-16 Mei 2014. Peserta UN untuk jenjang SMA mencapai 4,5 juta siswa, sedangkan jenjang SMP sekitar 3 juta siswa.

M. Nuh juga mengupayakan agar tidak ada permasalahan dalam pencetakan naskah UN. Sebab, menjelang Pemilu 2014, diprediksi perusahaan percetakan akan banyak mendapatkan order mencetak surat suara atau alat peraga kampanye.

Oleh karena itu, Kemendikbud berencana mempercepat waktu pencetakan naskah soal UN.

"Perusahaan (percetakan) menggandakan barang cetakan pemilu, jangan sampai nanti over capacity. Maka (pencetakan soal UN) kita kerjakan lebih awal," kata Nuh.

Sunday, 23 March 2014

Pengumuman UN UNAS Ujian nasional SMP/SMA/SMK 2014

Pengumuman UN UNAS Ujian nasional SMP/SMA/SMK 2014

Pengumuman hasil UN UNAS Ujian nasional SMP/SMA/SMK 2014
Ujian Nasional sering kita sebut dengan UN/UNAS/UASBN merupakan salah satu sistem evaluasi standar di pendidikan dasar sampai atas secara nasional, berguna untuk mengingkatkan kualitas mutu tingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Depdiknas di Indonesia. Ketentuan UAN berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia no. 20 tahun 2003 yang isinya bahwa dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional dilakukan evaluasi sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Setelah sebelumnya dilakukan di 3 tingkatan, UNAS pada tahun 2014 dilakukan hanya di 2 tingkatan sekolah. Yaitu: SMP/MTs dan SMA/MA tingkat sederajat.

Di SMP sederajat UN 2014 digunakan untuk menentukan kelulusan dan masuk ke SMA sederajat, di SMA/MA/SMK sederajat nilai ujian nasional digunakan untuk masuk ke perguruan tinggi setelah kini ada persyaratan bahwa SNMPTN 2014 ditentukan nilai ujian nasional dan nilai rapor 5 semester.

Ujian nasional 2014

Materi yang akan dihadapi di ujian tersebut bermacam-macam.

Di tingkat SMP/MTs sendiri terdiri atas 4 mata pelajaran antara lain:
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Matematika
Ilmu Pengetahuan Alam

Sedangkan di tingkat SMK memakai mata pelajaran utama dan bidang keahlian. Sedangkan SMA dan MA sendiri ada macam-macam mata pelajaran yaitu:

Pengumuman hasil UN UNAS Ujian nasional SMP/SMA/SMK 2014

Jurusan
IPA
IPS
Bahasa
Agama(MA)
Mata pelajaran utama
Bahasa Indonesia , Bahasa Inggris, Matematika
Mata pelajaran karakteristik penjurusan
Fisika, Kimia, Biologi.
Ekonomi, Geografi, Sosiologi.
Sastra Indonesia
Antropologi
Bahasa asing pilihan (Bahasa Mandarin, Bahasa Jepang, Bahasa Jerman, Bahasa Perancis, Bahasa Arab).
Ilmu Tafsir, Ilmu Hadist, Fiqih.

Info pengumuman UN SMA/MA/SMK akan diumumkan pada tanggal 24 Mei 2014.
Pengumuman hasil UN SMP/MTs/SMPLB akan diumumkan pada tanggal 1 Juni 2014.
Ujian Nasional SD Ditiadakan.

Pengumuman hasil UN UNAS Ujian nasional SMP/SMA/SMK 2014
Berjuang untuk sukses ujian nasional 2013-2014 yang akan kita hadapi nanti. Yap, tidak adanya kunci jawaban bocoran un semoga dengan hasil pengumuman nilau ujian nasional (danem) harapan anda akan terwujud dan bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi tentunya dengan semangat dan pantang menyerah tetep dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak juga untuk meminta restu kepada orang tua.
sumber: kata9.blogspot.com

Pencetakan Naskah UN Bisa Dimonitor secara "Online"

JAKARTA. Proses pencetakan naskah ujian nasional (UN) ternyata bisa dimonitor secara online melalui aplikasi yang ada pada telepon genggam pejabat kementerian. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang Kemendikbud), Furqon.

Naskah UN
Petugas sub rayon 02 Jakarta Pusat menyortir paket-paket soal ujian nasional tingkat SMP berdasarkan mata pelajaran di SMPN 04, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2013). Sub rayon itu melayani kebutuhan soal bagi 55 sekolah di tiga kecamatan di Jakarta Pusat. Ujian nasional sendiri akan dimulai pada Senin (22/4/2013) besok.


Sembari menunjukkan aplikasi itu kepada Kompas.com di ruang kerjanya, Jumat (14/3/2014), Furqon mengatakan, selama ini hal itu menjadi salah satu cara yang untuk memantau jalannya proses pencetakan naskah. Dengan demikian, pihaknya tak selalu harus menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke percetakan. 

"Melalui cara online, kita bisa monitor pencetakan naskah setiap harinya," kata Furqon. 

Aplikasi tersebut akan menampilkan jumlah naskah soal yang telah dicetak setiap hari untuk memenuhi kebetuhan naskah siswa di 34 provinsi di Indonesia. Adapun menurut catatan Kemendikbud, siswa yang akan mengikuti UN tahun ini berjumlah 6.939.605 siswa yang terbagi dalam tingkat SMP/MTs dan SMPLB, SMA/MA dan SMALB, SMK/MAK, Paket B/Wustha, serta Paket C.

Jadi, menurut Furqon, jika terjadi hal-hal mencurigakan dalam proses produksi naskah, Kemendikbud dapat segera melakukan pengecekan dengan cepat. 

"Misalnya, percetakan soal pada hari ini lamban, tidak seperti biasanya," jelasnya.

Furqon menjelaskan, untuk pencetakan naskah UN tingkat SMA/MA akan didahulukan. Hal ini mengingat pelaksanaan UN sendiri akan berlangsung tepat satu bulan mendatang, yakni pada 14 April 2014. Naskah soal tersebut ditargetkan paling lambat selesai pada 20 Maret 2014 dan siap dilakukan pengepakan untuk dikirim. 

"Pengiriman diprioritaskan kepada daerah-daerah terpencil dan lokasi yang terjauh lebih dahulu. Misalnya, ke Indonesia bagian timur," kata Furqon.

Selain dilakukan pihak kementerian, pengawasan pencetakan naskah juga akan melibatkan pihak perguruan tinggi, dinas pendidikan setiap provinsi, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), kepolisian, serta tim supervisi teknis yang berasal dari Politeknik Multimedia dan pakar percetakan perguruan tinggi dan dan pakar dari Puspendik.